Tampilkan postingan dengan label MotoGP. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 April 2011

Sindiran Stoner Kepada Rossi ?

  Tidak ada komentar
09.49

Tepuk Tangan Stoner Untuk Rossi ?
Usai terjatuh, Rossi masih bisa melanjutkan balapan dan bahkan finis di posisi lima. Sedangkan nasib Stoner jauh lebih buruk karena tak dapat meneruskan sehingga hampa angka.

Segera setelah balapan, si rider Ducati yang merasa bersalah kemudian mencari Stoner ke pit Honda. Di sana Rossi terlibat pembicaraan dengan Stoner, setelah keduanya terlihat berjabat tangan.

Berikut percakapan Rossi dengan Stoner, sebagaimana dilansir oleh situs Crash:



Stoner (tersenyum): Bagaimana bahumu? Apa baik-baik saja?

Rossi (masih mengenakan helm): Aku sangat menyesal

Stoner: Tak apa-apa. Kamu masih memiliki masalah dengan bahumu?

Rossi: Aku membuat sebuah kesalahan

Stoner: Yeah. Keinginanmu tadi jelas melebihi kemampuanmu (ingin menyalip)

Rossi: Eh?

Stoner: Keinginan melebihi kemampuan

Rossi: Aku sangat menyesal

Stoner: Tidak masalah

Tepuk tangan stoner yang merupakan lampiasan kekesalan hati ??? mungkin lain ceritanya kalau yang nabrak bukan si Rossi.....

Junjung Tinggi Sportivitas

Read More

Stoner : Rossi Hanya Ingin Pamer ?

  Tidak ada komentar
09.39

Casey Stoner
Jerez - Casey Stoner sepertinya amat gusar dengan apa yang dialaminya di Jerez. Valentino Rossi, yang membuatnya terjatuh dan out, dia anggap cuma ingin "pamer" saat meminta maaf pada dirinya.

Stoner harus berhenti di lap delapan pada MotoGP Spanyol di sirkuit Jerez, Minggu (3/4/2011), setelah motornya terlempar karena tertabrak Rossi yang terjatuh dari Ducati-nya.

Di saat keduanya berusaha menaiki kembali motornya, Stoner merasa petugas pilih kasih karena terkesan memprioritaskan Rossi. Bantuan yang diberikan petugas dinilai Stoner tidak cukup, dan ia pun harus retired.

Selain mengecam marshall, pembalap tim Repsol Honda itu juga tampak kecewa pada Rossi. Walaupun rivalnya itu mendatangi seusai lomba dan minta maaf, tapi Stoner tidak menganggapnya itu dilakukan dengan tulus.

Dasar penilaian rider Australia itu sedikit ada dua: pertama, Rossi melakukan kecerobohan yang merugikan orang lain (dirinya), dan kedua dia minta maaf tanpa melepas helm-nya.

"Dia tidak melakukan itu untuk dirinya sendiri. Aku lebih suka kalau melakukannya tidak di depan kamera, dan mengucapkan sesuatu dengan pelan tanpa harus selalu berdalih. Dia ingin melakukan pertunjukan (show) buat semua orang. Ya itu gestur yang bagus, tapi itu tidak mengubah hasilnya," sindir Stoner kepada wartawan termasuk detiksport di markas timnya di Jerez.

Kejadian yang dialaminya tersebut membuat Stoner belum berjodoh dengan sirkuit Jerez. Sepanjang karirnya di kancah Grand Prix, termasuk di kelas 125cc dan 250cc, baru satu kali dia naik podium, yakni di musim 2009. Selebihnya ia selalu finish nomor lima ke bawah.

Tak heran jika dalam wawancara tersebut pria 26 tahun itu memberi sebuah penekanan tertentu tentang Jerez: "Salah satu sirkuit terburuk buatku."

Read More

Valentino Rossi Tergelincir !!!

  Tidak ada komentar
09.27


Ya itulah sebuah headline/judul posting tentang tragedi rossi tergelincir dalam balapan moto GP seri ke 2 di Jerez Spanyol.Start dari posisi 12 dan terus menusuk hingga ke posisi ke 3 namun dewi fortuna belum berpihak kepada Vale begitulah panggilan akrab valentino Rossi.Pada saat hendak menyodok Casey Stoner yang berada di urutan ke 2 namun karena terlambat breaking akhirnya tergelincir sehingga mengakibatkan casey stonner ikut terseret keluar lintasan.Dan mau tau apa tanggapan Stoner setelah kajadian tersebut berikut artikel terkait :
Jerez - Casey Stoner sepertinya amat gusar dengan apa yang dialaminya di Jerez. Valentino Rossi, yang membuatnya terjatuh dan out, dia anggap cuma ingin "pamer" saat meminta maaf pada dirinya.

Stoner harus berhenti di lap delapan pada MotoGP Spanyol di sirkuit Jerez, Minggu (3/4/2011), setelah motornya terlempar karena tertabrak Rossi yang terjatuh dari Ducati-nya.

Di saat keduanya berusaha menaiki kembali motornya, Stoner merasa petugas pilih kasih karena terkesan memprioritaskan Rossi. Bantuan yang diberikan petugas dinilai Stoner tidak cukup, dan ia pun harus retired.

Selain mengecam marshall, pembalap tim Repsol Honda itu juga tampak kecewa pada Rossi. Walaupun rivalnya itu mendatangi seusai lomba dan minta maaf, tapi Stoner tidak menganggapnya itu dilakukan dengan tulus.

Dasar penilaian rider Australia itu sedikit ada dua: pertama, Rossi melakukan kecerobohan yang merugikan orang lain (dirinya), dan kedua dia minta maaf tanpa melepas helm-nya.

"Dia tidak melakukan itu untuk dirinya sendiri. Aku lebih suka kalau melakukannya tidak di depan kamera, dan mengucapkan sesuatu dengan pelan tanpa harus selalu berdalih. Dia ingin melakukan pertunjukan (show) buat semua orang. Ya itu gestur yang bagus, tapi itu tidak mengubah hasilnya," sindir Stoner kepada wartawan termasuk detiksport di markas timnya di Jerez.

Kejadian yang dialaminya tersebut membuat Stoner belum berjodoh dengan sirkuit Jerez. Sepanjang karirnya di kancah Grand Prix, termasuk di kelas 125cc dan 250cc, baru satu kali dia naik podium, yakni di musim 2009. Selebihnya ia selalu finish nomor lima ke bawah.

Tak heran jika dalam wawancara tersebut pria 26 tahun itu memberi sebuah penekanan tertentu tentang Jerez: "Salah satu sirkuit terburuk buatku."

 Salam
AngleR

Read More